Senin, 16 Januari 2023

3 Pilihan Suplemen Diet untuk Membantu Program Penurunan Berat Badan

Memiliki bentuk tubuh yang ideal dan sehat tentu menjadi dambaan bagi hampir seluruh orang. Cara yang dilakukan untuk mendapatkan bentuk tubuh demikian adalah dengan melakukan diet dan juga memulai pola hidup sehat.

Namun, tak semua orang berhasil menjalani program diet untuk membantu menurunkan atau menjaga bentuk tubuhnya. Oleh karenanya, tak sedikit dari mereka yang memilih suplemen atau obat diet untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat.

Mengonsumsi suplemen diet memang disebut sebagai cara yang efektif dalam menurunkan berat badan, namun kita harus tetap mengimbanginya dengan pola hidup sehat melalui asupan makanan bergizi seimbang dan olahraga yang teratur.

Hal ini lantaran suplemen atau yang sering disebut dengan obat diet hanya sebagai pembantu saja agar diet yang dilakukan berhasil. Ada 3 rekomendasi suplemen terbaik dan aman untuk membantu program diet mu.

Ada apa saja?

1. Body Slim Herbal

Suplemen diet pertama yang bisa dicoba adalah Body Slim Herbal (BSH). Suplemen ini menjadi salah satu obat pelangsing yang banyak diminati karena penggunaan bahan alami di dalamnya.

Selain bahan-bahan alami yang digunakan, produk ini juga berhasil meraih tiga sertifikat sekaligus berupa lulus standar GMP, lulus standar ISO 9001, lulus akreditasi UKAS.

Dalam website resminya, disebutkan bahwa BSH dirancang untuk menekan nafsu makan, mempercepat metabolisme, detoksifikasi racun dalam tubuh, membakar lemak terutama di paha, lengan dan perut.

Ada pun kandungan dalam suplemen diet ini di antaranya adalah Multi-lipolitik yang disebut mempercepat permbakaran lemak di dalam tubuh, serta menghalangi penyerapan lemak dan kolesterol di dalam tubuh.

BSH sendiri memiliki tiga jenis produk yang dapat digunakan dan dipilih untuk membantu memaksimalkan program diet yang dilakukan. Mulai dari kapsul, gel, dan juga teh. 

Suplemen diet ini juga aman dikonsumsi oleh perempuan mulai dari usia 18 tahun. Hal ini lantaran BSH tidak memiliki efek samping yang signifikan dan terbuat dari bahan alami. Tertarik mencobanya?

Untuk informasi produk lebih lanjut, Silahkan kontak Admin

2. Femmy Fyber

Meskipun kesadaran tentang merawat diri sudah semakin tinggi, namun tidak sedikit di antara perempuan Indonesia yang masih kesulitan dalam mencapai body goals mereka masing-masing. 

Meski menjaga kesehatan sudah dilakukan dengan rajin berolahraga dan menggunakan skincare secara rutin, namun masih mencari-cari suplemen yang tepat untuk membantu mencapai body goals yang diinginkan.

Memerhatikan hal tersebut, PT Bintang Toedjo Tbk menawarkan solusi lewat produk Femmy, yang juga merupakan bagian dari PT. Kalbe Farma mencoba menjawab tantangan para perempuan Indonesia untuk tampil paripurna dengan tubuh ideal.

"Femmy hadir untuk mendukung perempuan terus berkarya meraih mimpi dengan menjaga kesehatan dan kecantikan mereka dari dalam," ujar Inez Geovani, Brand Manager Femmy.

Suplemen Femmy Skin mengandung kolagen yang tinggi, hytolive dan ekstrak kiwi, sehingga dapat mencegah penuaan dini, membantu mencerahkan kulit, meremajakan kulit, mengurangi kerutan halus di sekitar wajah karena mampu meningkatkan elastisitas kulit.

Sementara untuk menunjang body goals impian untuk tampil dengan tubuh ideal, tersedia pilihan Femmy Fyber minuman tinggi serat dan rendah kalori rasa Mix Berry yang mengandung vitamin C dan D. 

Suplemen ini dapat membantu kamu menjaga berat badan tetap ideal serta memenuhi serat harian. Selain itu juga dapat mengatasi konstipasi karena mengandung physilium husk, dan dapat menurunkan kolesterol.

Ini juga aman karena menggunakan pemanis buatan stevia, mengandung enzim lipase dan garcinia yang bisa membantu kamu menahan nafsu makan dan meningkatkan pembakaran lemak dengan 60 kalori per kemasan. 

Selain yang sudah disebut di atas, produk ini juga melengkapi variannya dengan Femmy Estrocal untuk menjaga kesehatan tulang, Femmy Mensana untuk mengatasi permasalahan sering nyeri saat haid, dan Femmy Trimune untuk menjaga daya tahan tubuh. 

"Kebutuhan kita beda-beda, tubuh harus fit karena tanggung jawab kita banyak," ucap Brand Ambassador Femmy Fiber, Natasha Wilona.

Suplemen ini juga terpilih sebagai rekomendasi ALODOKTER CHOICE 2021 (Produk Vitamin D3). Sudah dibuktikan para ahli di bidangnya.

Selain itu juga sudah bersertifikasi ISO 22.000, GMP (good manufacture practice), serta memiliki sertifikasi CPOB. Recommended banget bukan?

Untuk informasi produk lebih lanjut? Silahkan kontak Admin

3. FibreFirst

Berikutnya ada FibreFirst yang bisa dipilih untuk memaksimalkan program diet yang dijalani. Produk ini tersedia dalam bentuk serbuk yang mana penyajiannya dapat dilarutkan dengan air.

Suplemen ini juga aman digunakan karena mengandung serat premium seperti Psyllium Husk, Oat Fibre, Inulin, dan Wheatgrass yang membantu proses detoksifikasi harian menjadi optimal, sehingga kesehatan pencernaan terjaga dengan baik.

FibreFirst mengandung nutrisi dari berbagai ekstrak buah dan sayur serta Spirulina yang berperan sebagai antioksidan. Tak hanya membantu memaksimalkan program diet, tetapi juga dapat membantu melancarkan pencernaan untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Suplemen ini juga telah mendapat berbagai penghargaan karena kualitas yang ditawarkan. Salah satunya kembali meraih penghargaan Top Brand Award 2022 untuk kategori Healthy Diet Supplement dengan TBI tertinggi, yaitu sebesar 45,6%. 

Sebagai Healthy Diet Supplement, FibreFirst sukses mendapatkan predikat Top Brand yang meliputi tiga aspek penting seperti Top of Mind (merek yang pertama kali disebut oleh responden ketika kategori produknya disebutkan), Last Used (merek yang terakhir kali digunakan/dikonsumsi oleh responden dalam satu siklus pembelian ulang) dan Future Intention (keinginan responden untuk menggunakan/mengonsumsi kembali di masa mendatang). Ngga kalah keren ya?

Untuk informasi produk lebih lanjut? Silahkan kontak Admin

Program Penurunan Berat Badan: Cara Bakar Lemak dengan Cepat



Lemak berlebih seringkali membuat kamu berpikir ekstra untuk menyingkirkannya. Waktu untuk bakar lemak dengan cepat pada setiap orang berbeda-beda. Tergantung seberapa besar kelebihan lemak tubuhmu. Semakin tebal lemak tertimbun, semakin kamu membutuhkan waktu untuk membakarnya.

Bagi kamu yang menjalankan program penurunan berat badan pasti menginginkan cara yang sehat untuk bakar lemak dengan cepat.

Selain membakar lemak dengan cepat, kamu pasti juga menginginkan agar tubuhmu tetap sehat selama menjalankan program penurunan berat badan. Lantas, cara apakah yang efektif untuk membakar lemak dengan cepat dan sehat bagi tubuh?

Cara Bakar Lemak dengan Cepat

1. Konsumsi Teh Hijau

Teh hijau tidak hanya terkenal sebagai pencegah penyakit kanker, tetapi juga mampu meningkatkan metabolisme tubuh. Mengonsumsi teh hijau tiga kali sehari mampu meningkatkan metabolisme tubuh sekitar 4 persen. Selain itu, mengonsumsi teh hijau membantu membakar kalori sekitar 60 kalori per harinya, yang setara dengan 3 kg tiap tahun.

2. Lakukan Latihan Beban

Latihan beban dapat meningkatkan metabolisme tubuh karena kalori dalam tubuh akan terbakar selama kamu melakukan latihan beban. Latihan beban dapat memberi kamu tambahan metabolisme sekitar dua jam setelah melakukan aktivitas ini. Beberapa latihan beban yang dapat dilakukan diantaranya: squat, bench step-ups, lunges, push-ups, pull-ups dan crunches.

3. Mengonsumsi Zat Besi

Jika tidak memiliki zat besi yang cukup dalam tubuh, maka tubuh tidak mendapat oksigen yang cukup pula untuk disebar ke seluruh sel tubuh, dan pada akhirnya menyebabkan metabolisme tubuh menjadi lemah. Kamu dapat mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti daging merah, ayam, sereal, dan kedelai.

4. Minum Air Yang Banyak

Minum dua gelas air dapat meningkatkan metabolisme tubuh sekitar 30%. Melihat hasil tersebut, maka bisa kita simpulkan bahwa meminum banyak air sekitar 1.5 liter per hari akan membakar kalori dalam tubuh sekitar 17.400 kalori tiap tahunnya, dengan kata lain berat badan akan turun sekitar 3 kg.

5. Hindari Alkohol

Minuman beralkohol dapat menurunkan metabolisme tubuh karena cairan ini mampu menekan sistem syafat pusat. Penelitian di Inggris menyatakan bahwa jika minuman beralkohol ditambahkan pada makanan yang tinggi lemak dan tinggi kalori, maka lemak tak jenuh dalam tubuh terbakar sehingga menyebabkan bertambahnya berat badan.

6. Tingkatkan Intensitas Latihan

Intensitas latihan yang tinggi dapat membakar lemak lebih banyak. Jika biasanya jogging pada kecepatan sedang, tambahkan sprint 30 detik setiap lima menit agar tubuhmu bakar lemak dengan cepat.

7. Mengonsumsi Susu dan Olahannya

Wanita yang mengonsumsi produk olahan susu, seperti yogurt tanpa lemak dan keju rendah lemak, dalam jumlah sedikit sebanyak tiga atau empat kali dalam sehari, dapat menurunkan lemak tubuhnya sekitar 70% lemak.

8. Melakukan Olahraga Yang Baru

Jika ingin meningkatkan metabolisme tubuh, maka lakukanlah jenis latihan yang berbeda. Sebagai contoh, jika kamu terbiasa berjalan kaki, maka gantilah dengan bersepeda, berenang dan sebagainya. Dengan mengganti kegiatan olahraga, maka tubuh kamu akan membakar kalori lebih banyak.

9. Konsumsi Selai Kacang

Selai kacang kaya akan magnesium yaitu mineral yang mengontrol metabolisme tubuh dengan cara menyebarkan energi pada sel-sel tubuh. Memenuhi kebutuhan 320 mg magnesium setip harinya dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan sehat seperti sandwich isi selai kacang yang terbuat dari sepotong roti gandum.

10. Sarapan Sehat

Penelitian menyatakan bahwa makan pagi memiliki peran penting dalam menurunkan berat badan. Sekitar 80% orang telah sukses menurunkan berat badan dengan mengatur porsi makannya tanpa melewatkan sarapan. Contoh menu sarapan sehat adalah, sereal tinggi serat dengan susu rendah lemak dan buah-buahan.

11. Tidur Cukup

Tidur cukup dapat membantu metabolisme tubuh berjalan dengan baik. Selain itu, tidur cukup juga diperlukan untuk fase pemulihan dan pembentukan otot setelah kamu berlatih. Waktu tidur yang baik adalah 7-8 jam/ hari.

Terapkan cara bakar lemak dengan cepat di atas dalam kebiasaan kamu sehari-hari. Mulailah pola hidup sehat hari ini untuk kesehatan yang lebih baik di masa yang akan datang. 

Imbangi program penurunan berat badanmu dengan suplemen yang tepat.

Mengenal Distro dan Clothing



Kaos atau T-shirt dengan gambar wajah artis, flora dan fauna, motor, mobil dan hingga tokoh kartun atau sekedar coretan seuntai kata-kata, menjadikan T-shirt tersebut lain daripada yang lain. Aksesoris yang “bling-bling” dipadu dengan tampilan yang beda dari yang lain merupakan sebuah ciri, menunjukkan sebuah identitas.

Di era informasi yang begitu berkembang ini, tentunya akan lebih mudah dalam menyebarkan informasi tanpa adanya batasan waktu dan jarak. Dulu sebuah distro pada mulanya agak “kesulitan” untuk menyebarkan “virus” hasil kreasi dan kreatifnya, apakah di era globalisasi teknologi informasi sebuah distro memiliki prospek bisnis yang menjanjikan?

Distro atau distribution store merupakan toko distribusi yang menjual berbagai produk. Jadi, peranannya adalah sebagai distributor. Sedangkan clothing adalah produsen yang memproduksi sendiri semua produk mereka dengan label sendiri pula.

Sebuah clothing bisa memiliki toko sendiri atau hanya sekedar menitipkan produk mereka ke distro. Produk suatu clothing bermacam-macam terutama berhubungan dengan kehidupan anak muda pada umumnya seperti kaos, kemeja, jaket, sandal, tas, sepatu, bahkan produk elektronik seperti kaset, compact disk (CD), jam tangan digital dan lain-lain.

Dalam perkembangannya, terminologi distro mencakup pengertian sebagai distributor dan clothing karena distro merupakan tempat menjual produk-produk clothing.

Perkembangan distro sangat erat kaitannya dengan kreativitas anak muda dalam mendesain produk untuk komunitas anak muda itu sendiri. Distro tidak bisa lepas dari kreativtas dan komunitas, sehingga mereka rajin membuat desain produk baru dan melakukan kegiatan promosi yang berhubungan dengan komunitasnya, seperti mensponsori pertunjukkan, pentas musik, perlombaan, bazar dan lain-lain.

Pada mulanya distro tumbuh dan berkembang di kalangan pelaku musik indie. Distro ini dimaksudkan sebagai tempat menjual semua produk dari band indie, mulai dari kaset, CD dan merchandise dari band tersebut seperti pin, stiker dan kaos. Distro sudah ada sejak tahun 1993, tetapi baru berkembang penuh pada tahun 1998.

Sejarah Lahirnya Distro
Pada mulanya, distro lahir karena keinginan anak muda untuk membangun identitas dan kebebasan dalam mengekspresikan dirinya, tetapi dalam kondisi yang serba terbatas. Perkembangan tersebut didorong pula oleh krisis keuangan yang melanda Indonesia sehingga anak muda tidak mampu lagi membeli barang impor sebagai penanda identitas.

Kemudian mereka menciptakan sendiri perlengkapan komunitasnya dengan modal yang relatif terbatas. Pada mulanya produk-produk tersebut diciptakan bukan untuk tujuan bisnis, tetapi untuk identitas diri. Distro mengutamakan nilai keunikan yang ada pada produk-produk yang dijualnya, sehingga produk yang dijual diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas (non masal).

Di Indonesia distro bermula dari Bandung, kemudian berkembang lebih jauh menjadi distributor bagi produk clothing lokal dan menjadi sebuah industri kreatif yang bukan lagi sebuah usaha kecil-kecilan. Bandung memang pantas mendapat julukan Paris Van Java, mode senantiasa terlahir dari kota ini.

Distro menjual produk-produk dalam jumlah terbatas dengan desain dan motif yang berbeda dari produk-produk yang sudah ada. Sehingga memenuhi keinginan pemakai untuk tampil beda dibandingkan dengan orang lain.

Dalam segmen pasar anak muda semangat untuk tampil beda cukup menonjol. Selera anak muda yang beragam dan ingin tampil lain dari yang lain menyuburkan bermunculan berbagai desain pakaian dan aksesoriesnya.

Hal ini juga didorong oleh kreativitas dari anak muda itu sendiri untuk menciptakan kebutuhan yang sesuai dengan selera mereka. Distro juga menyediakan kebutuhan produk-produk yang unik untuk komunitasnya, bahkan tidak dapat diperoleh di toko-toko lain seperti aksesories untuk komunitas penggemar motor tua, sepeda BMX, skateboard, penggemar musik rock, hip-hop, break dance, penggemar musik punk, musik indie, penggemar film dan lain-lain.

Ide tercipta karena adanya kesamaan
Ide produk dapat lahir dari ketertarikan akan satu model, gaya hidup (life style), dan hobby yang sama sehingga membentuk suatu komunitas. Kemudian mereka mulai memproduksi barang atau musik rilisan mereka sendiri yang dilengkapi dengan segala macam pernak-pernik dari mulai kaset, merchandise band, T-shirt, topi dan sebagainya. Kebutuhan yang spesifik semacam inilah yang mendorong komunitasnya datang ke distro mencari barang yang tidak terdapat di toko, shopping mall atau departement store.

Produk-produk yang dijual distro sangat beragam, baik yang diciptakan sendiri maupun produk impor. Perkembangan distro juga didukung oleh ketersediaan bahan baku yang banyak dan mudah didapat, tekonologi produksi dan media komunikasi yang semakin canggih, teknologi rekaman yang memungkinkan band-band baru merekam musik mereka dengan menggunakan komputer, sehingga tidak lagi harus bersandar pada produser tertentu.

Saat ini, industri musik di Bandung sudah bisa diproduksi di studio-studio kecil, rumah, maupun di kamar kos. Selain itu, perkembangan di bidang teknologi informasi juga memudahkan setiap komunitas yang ada untuk berhubungan dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Melalui jaringan internet, telepon dan mesin fax orang dapat membangun komunitas dan jaringan untuk mendukung pemasaran suatu produk.

Distro adalah sebuah idealis
Setiap distro membuat produk dalam jumlah terbatas dengan desain yang unik. Hal ini menjadi andalan distro untuk menarik pelanggan atau komunitasnya.

Konsumen menyukai produk-produk distro dan rela membayar pakaian atau produk yang relatif langka tersebut sebesar dua kali lipat dari harga produksi masal.

Penciptaan komunitas juga merupakan ciri khas sebuah distro. Jika sudah terbentuk satu komunitas, diharapkan mereka tidak akan pindah ke komunitas lain sebagaimana halnya komunitas penggemar motor Harley Davidson tidak akan pindah ke penggemar motor Honda, Yamaha atau Kawasaki.

Komunitas yang menjadi target market utama sebuah distro juga bermacam-macam. Dalam bidang pakaian misalnya, ada yang lebih fokus pada pakaian pria, ada yang fokus pada pakaian wanita atau remaja atau lebih fokus pada produknya seperti T-shirt, jaket, blazer, dan lain-lain.

Jadi, setiap distro mempunyai target market yang berbeda. Produk yang dijual sebuah distro bisa sama dengan distro lain, seperti T-shirt, tetapi tema yang diusung dalam desainnya tidak sama: misalnya berkaitan dengan aliran musik tertentu, tokoh, artis, wanita, politik, dan lain-lain. Setiap distro menerapkan pengawasan yang ketat terhadap desain produknya untuk menjaga supaya jangan sampai desain tersebut meniru desain orang lain yang sudah ada.

Distro menjual produk dengan karakteristik sebagai berikut:
1. Personalized service, yaitu memberikan pelayanan yang disesuaikan dengan kebutuhan komunitasnya, khususnya anak muda.
2. Freedom expression, produk dibuat dengan desain yang terus berganti sepanjang waktu dan terbebas dari status dan embel-embel lainnya.
3. Limited edition, produk dibuat dalam jumlah terbatas, unik, dan tidak melayani repeat order. Dari penelitian yang dilakukan, repeat order dapat dilakukan satu sampai dua kali saja selama bahan baku masih tersedia (biasanya untuk pasokan ke kota lain), tetapi tetap dalam jumlah yang terbatas karena ingin mempertahankan image bahwa produk tersebut bukan produk massal.
4. Distribution network, produk disalurkan ke berbagai kota di Indonesia melalui jaringan kerjasama dengan penyalur lain, bahkan sebagian ada yang diekspor ke Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Australia.

Distro di Bandung kini berkembang amat pesat dan hebatnya mereka membangun “industri” sejak masih sekolah, dan berawal dari pemenuhan kebutuhan komunitas yang mereka bentuk.

Seperti halnya C59 atau Caladi 59 (nama jalan dekat kantor Telkom Bandung) sebuah merek atau brand spesial T-Shirt dan jaket yang didirikan saat owner-nya masih sekolah dan hingga saat ini masih eksis.

Kamu memiliki komunitas? Cobalah untuk membangun kebersamaan melalui pembuatan produk kreatif untuk skala pemenuhan komunitas yang kamu bentuk, lambat laun produk hasil karya ciptamu bersama rekan-rekan akan menyebar. Gunakan maketing melalui media sosial dan internet maka dunia akan mengetahui akan keberadaan “karya” kreatif kalian.

Senin, 09 Januari 2023

Estate Rawkultur Clothing



Estate Rawkultur

Estate Rawkultur adalah Brand Clothing yang dijalankan oleh Tedi Bear, Buckskin Bugle Vocalist/Bassist. 
Berdiri sejak tahun 2004. 

Produk Estate Apparel dapat anda beli di distro-distro dibawah ini: 
Bandung : Arena XPRNC, Black Jack, Blindwear, Thisconnect, Mordor, Riotic, Chronik 
Jakarta : BURO for Life 
Cianjur : Harmoni 
Sukabumi : Oracle, Black House 
Bogor : Double Head 
Yogja : Slackers 
Pontianak : Anathema 
Makkassar : Valve

Kalian bisa kunjungi halaman sosial media kami di:

Selasa, 23 November 2010

Sistem Informasi Manajemen

Pengertian Sistem Informasi Manajemen (SIM)

SIM merupakan serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkordinasi yang secara rasional mampu mentransformasikan data sehingga menjadi informasi dengan berbagai cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer.

  • SIM terutama melayani fungsi perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan di tingkat manajemen.
  • SIM merangkum dan melaporkan operasi-operasi dasar dari perusahaan.
  • SIM biasanya melayani manajer yang tertarik pada hasil-hasil mingguan, bulanan, dan tahunan.

Sistem Pendukung (pengambilan) Keputusan (SPK)
  • SPK membantu para manajer untuk mengambil keputusan yang semi-terstruktur, unik, atau berubah dengan cepat, dan tidak dapat ditentukan dengan mudah di awal.
  • SPK lebih memiliki kemampuan analisis dibandingkan sistem lain.

Karakteristik Sistem Informasi Manajemen

  • SIM mendukung pengambilan keputusan terstruktur pada tingkat kendali operasional dan manajemen. Juga berguna untuk tujuan-tujuan perencanaan bagi manajer senior.
  • Biasanya berorientasi pada pelaporan dan pengendalian.
  • SIM bergantung pada basis data dan alur data yang telah tersedia di perusahaan.
  • SIM memiliki kapabilitas analitik.
  • SIM secara umum membantu dalam pengambilan keputusan menggunakan data saat ini dan masa lalu.
  • SIM bisa memiliki orientasi internal atau eksternal.

Jenis Sistem Informasi
Terdapat bermacam-macam sistem informasi, sesuai dengan tingkatan manajemen dan fungsi bisnisnya, sebagaimana terlihat pada ilustrasi berikut:

Siklus Hidup Pengembangan
Metode pengembangan Sistem Informasi meliputi beberapa tahap secara umum sebagai berikut
1. Perencanaan
2. Analisis
3. Perancangan
4. Pengembangan
5. Penggunaan

Tahap Perencanaan
Tujuan
Tahap Perencanaan:
1. menentukan ruang lingkup proyek
2. mengenali berbagai area permasalahan potensial
3. mengatur urutan tugas
4. membuat dasar untuk pengendalian

Tahap Analisis
Tujuan
Tahap Analisis: penelitian sistem yang telah ada dengan target merancang sistem yang baru atau diperbarui.

Langkah-langkah :
1. sosialisasi penelitian sistem
2. pengorganisasian tim proyek
3. mendefinisikan kebutuhan sistem informasi
4. menyiapkan usulan rancangan
5. menerima / menolak rancangan

Tahap Perancangan
Tujuan
Tahap Perancangan: menentukan operasi dan data yang dibutuhkan oleh sistem baru.

Langkah :
1. menyaipakan rancangan sistem terperinci
2. mengidentifikasi berbagai alternatif konfigurasi sistem
3. mengevaluasi berbagai alternatif sistem
4. memilih konfigurasi terbaik
5. menyiapkan usulan penerapan

Tahap Pengembangan
Tujuan
Tahap Pengembangan: memperoleh dan mengintegrasikan sumber daya fisik dan konseptual yang menghasilkan sebuiah sistem yang bekerja.

Langkah :
1. merencanakan pengembangan
2. mendapatkan sumberdaya perangkat keras dan lunak
3. menyiapkan basisdata
4. melatih pengguna
5. masuk ke sistem baru

Tahap Penggunaan
Tujuan
Tahap Penggunaan: menggunakan sistem baru, melakukan penelitian formal untuk menilai sejauh mana kinerja sistem baru dan memeliharanya.

Langkah :
1. menggunakan sistem baru
2. mengaudit sistem baru
3. memelihara : memperbaiki kesalahan, memutakhirkan, dan meningkatkan lagi sistem

Sistem Informasi Eksekutif (EIS)

Sistem Informasi

adalah sekumpulan fungsi yang bekerja secara bersama-sama dalam mengelola (pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan dan pendistribusian).


Tipologi Sistem Informasi

Tipologi Sistem Informasi Berdasar Tingkatan Manajemen Secara klasik dalam suatu organisasi dikenal ada tiga tingkatan manajemen yaitu Tingkatan Strategi, Taktik dan Operasional (Shro 1974). Tingkat Strategis berkaitan dengan kebijakan jangka panjang serta penempatan organisasi pada lingkungan. Tingkat Manajemen Taktis bertugas untuk menterjemahkan kebijakan strategis menjadi bagianbagian yang harus dikerjakanserta mengatur korodinasi internal organisasi. Sedangkan Tingkat manajemen Operasional bertugas untuk menjalankan roda organisasi sesuai dengan rencana jangka panjang dan pedoman yang telah disusun oleh manajemen tingkat taktis.


Berdasarkan pembagian tingkatan manajemen secara klasik itu, sistem informasi dapat dibagi menjadi 6 kategori (Szymanski 1995).


1. Sistem Informasi operasional.

2. Sistem Informasi Manajemen.

3. Sistem Informasi Pendukung Keputusan.

4. Sistem Informasi Eksekutif.

5. Sistem Pakar.

6. Sistem Informasi Perkantoran.


Teknologi Informasi yang Personal

  • Komputer
  • Mesin Fotocopy
  • Telepon Selular
  • WebCam
  • Ipod dan lain lain

Disini akan dijelaskan tentang Sistem Informasi Eksekutif :


Sistem Informasi

Sistem informasi merupakan satu kesatuan unsure (manusia dan peralatan) yang bekerja secara bersama untuk melaksanakan pengolahan informasi dari mulai pengumpulan, pengolahan, penyimpanan dan pendistribusiannya.


Pengertian Eksekutif

merupakan pelaksana/yang bertindak untuk melaksanakan suatu system informasi. contoh: direktur, kepala – kepala bagian, presiden atau gubernur bagian.


Pengertian Sistem Informasi Eksekutif (EIS)

Suatu bagian yang menyediakan informasi bagi eksekuif mengenai kinerja keseluruhan perusahaan.

Disingkat dengan EIS. Mengirimkan, menganalisis, dan menyajikan informasi pada station kerja para pengambil keputusan yang memberikan gambaran jelas kepadanya mengenai standar penting serta kejadian-kejadian, sebelum terlambat menanganinya. Data khususnya gambaran pasar, informasi keuangan, dan statistik industri, dikumpulkan dari sistem pemrosesan bisnis on-line milik perusahaan dan organisasi pihak ketiga.

Dalam membangun EIS para eksekutif menggunakan beberapa konsep dasar yang bertujuan memungkinkan para eksekutif dapat memantau seberapa baiknya kinerja perusahaan dalam mencapai tujuannya.


Karakteristik dari Sistem Informasi Eksekutif


  1. Top level management
  2. Designed to the individual
  3. Ties CEO to all levels
  4. Very expensive to keep up
  5. Extensive support staff
Top Level (Strategic Level) - Executive Support System (ESS)
  • Inputs: Aggregate data. Internal and external (data dari luar/lingkungan dan dari dalam)
  • Processing: Interactive and graphical simulations
  • Outputs: Projections
  • Users: Senior managers

Example:

  • 5-year operating plan. Answer question like “what are long-term industry cost trends and how are we doing relative to them?”

(5 tahun rencana pengoperasian. menjawab pertanyaan seperti “berapa banyak kecenderungan waktu/masa industri yg beristirahat/tidak beroperasi dan bagaimana kita melakukan pengembalian seperti semula?”

  • Gets data from all internal IS plus external industry databases

(dapatkan data dari semua sistem informasi internal dan eksternal (luar) industri database)


Konsep Dasar tersebut terbagi atas 3 Hal, Yaitu:

  • Faktor Penentu Keberhasilan (Critical Success Factor)

Adalah hal-hal (factor) yang menentukan keberhasilan atau kegagalan segala jenis kegiatan organisasi. Factor-faktor ini dalam setiap perusahaaan berbeda-beda tergantung dari kegiatan yang dilakukan.

  • Management By Exception (MBE)

Perbandingan antara kinerja yang direncanakan dengan kinerja actual. Sehingga informasi dapat langsung didapat dan digunakan untuk menyelesaikan setiap permasalahan.


  • Model Mental

Peran utama EIS adalah membuat sari dari data dan informasi yang volumenya besar untuk meningkatkan kegunaannya. Pengambilan sari ini disebut penempatan informasi (information compression). Dimana menghasilkan suatu gambaran atau model mental dari operasi perusahaan.
Model tersebut memungkinkan seseorang membuat penilaian dan perkiraaan untuk memahami, memutuskan tindakan yang perlu diambil dan untuk mengembalikan pelaksanaannya.


Model Sistem Informasi Eksekutif (EIS )

  • Hard disk
  • Mainframe
  • Personal Computer
  • Central Computer
  • Information
  • Executive database
  • Data

Seperti halnya:

  • Lingkungan
  • Data
  • Informasi
  • System

Keterangan:
Konfigurasi EIS berbasis komputer pada dasarnya meliputi satu komputer personal. Dalam perusahaan PC dihubungkan dengan mainframe. Komputer personal berfungsi sebagai eksekutif workstation. Konfigurasi perangkat kerasnya mencakup penyimpanan sekunder (hardisk) yang menyimpan database eksekutif. Database eksekutif data dan informasi yang telah diproses sebelumnya telah diproses oleh komputer sentral. Eksekutif hanya tinggal melakukan menu pilihan untuk melakukan proses. System juga memungkinkan pemakai menggunakan kotak pos elektronik untuk mengakses data dan informasi dari lingkungan.

Keputusan Penerapan EIS

Untuk memutuskan apakah akan diterapkan EIS berbasis computer atau tidak perusahaaan perlu membuat tiga keputusan :

a. Perlu mengembangkan EIS ?
Jika tidak, eksekutif akan mengandalkan system yang ada
Jika ya , maka ekskutif akan menyusun rencana dan tujuan dalam pengembangan dari system yang ada ( ini tergantung pada masing masing perusahaan sesuai dengan kebutuhan informasi )


b. Apakah tersedia perangkat lunak produktivitas perorangan siap pakai
Jika ada, gunakan perangkat lunak tersebut
Jika tidak ada, maka eksekutif akan melihat seberapa pentingnya dan apakah menambah efisiensi jika di lakukan penambahan perangakat lunak.


c. Perlukah kita membeli perangkat lunak EIS siap pakai ?
Jika ya, maka perangkat lnak dibeli
Jika tidak, staf spesialisasi informasi perusahaan menciptakan perangkat lunak EIS sendiri .


Faktor-faktor penentu keberhasilan penerapan EIS
a. sponsor eksekutif

Yang mengerti dan berkomitmen Eksekutif tngkat puncak (CEO) harus berfungsi sebagai sponsor eksekutif EIS agar mampu menorong penerapan EIS diperusahaan
b. Sponsor Operasi
Jika sponsor eksekutif terlalu sibuk, maka sebagian tugas dilimpahkan kepada eksekutif puncak lain sebagai sponsor operasi yang bekerja sama dengan spesialis informasi unuk memastikan pelaksanaan pekerjaaan
c. Staff Jasa Informasi yang sesuai
harus tersedia spesialis informasi yang tidak hanya mengerti teknologi informasi, tetapi tahu juga cara eksekutif menggunakan system tersebut.
d. Teknologi Informasi yang sesuai
Penggunakan teknologi informasi harus benar-benar sesuai dengan keinginan eksekutif, tidak lebih atau kurang.
e. Manajemen data
Tidak hanya untuk menghasilkan informasi, eksekutif juga menginginkan sejauh mana kemutakhiran dari data dan informasi yang dihasilkan.

f. Kaitan yang jelas dengan tujuan bisnis
Sebagian besar EIS yang dirancang digunakan untuk memecahkan masalah yang spesifik berkaitan dengan bisnis
g. Manajemen atas penolakan organisasi
Jika eksekutif menolak menggunakan EIS, perlu dilakukan upaya untuk mendapatkan mengidentifikasikan satu masalah yang dihadapi eksekutif tersebut untuk penerapannya.
h. Manajemen atas penyebaran dan evolusi system

jika manajer tingkat atas mulai menerima informasi dari EIS, maka manajer tingkat bawah menginginkan informasi yang sama, karena mereka ingin mengantisipasi masalah dan memecahkannya sebelum manajer tingkat atas mengangap masalah tersebut tidak terkendali

KESIMPULAN

Eksekutif merupakan manajer tingkat atas yang berpengaruh kuat pada kegiatan dan arah organisasi. Eksekutif lebih peduli dengan cara membuat jaringanya bekerja mencapai agenda itu daripada dengan keputusan spesifik. Eksekutif menggunakan instuisi maupun analis rasional dalam memecahkan masalah, menerapkan instuisi pada tiap langkah dengan urutan yang sama.

Pengertian DSS (Decision Support System)

DSS merupakan bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan). Sistem informasi sangat penting untuk mendukung proses pengambilan keputusan . Dimana system informasi mempunyai tujuan untuk mendukung sebuah aplikasi Decision Support System (DSS) yang telah dikembangkan pada tahun 1970. Keefektifan dalam mengembangkan DSS diperlukan suatu pemahaman tentang bagaimana system informasi ini dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan, sehingga DSS ini dapat membantu seorang manajer dalam meningkatkan kinerjanya dalam mengambil suatu keputusan.

Hal yang perlu ditekankan di sini adalah bahwa keberadaan DSS bukan untuk menggantikan tugas-tugas manajer, tetapi untuk menjadi sarana penunjang (tools) bagi mereka. DSS sebenarnya merupakan implementasi teori-teori pengambilan keputusan yang telah diperkenalkan oleh ilmu-ilmu seperti operation research dan management science. Hanya bedanya adalah bahwa jika dahulu untuk mencari penyelesaian masalah yang dihadapi harus dilakukan perhitungan iterasi secara manual (biasanya untuk mencari nilai minimum, maksimum, atau optimum), saat ini komputer PC telah menawarkan kemampuannya untuk menyelesaikan persoalan yang sama dalam waktu relatif singkat. Dalam kedua bidang ilmu di atas, dikenal istilah decision modeling, decision theory, dan decision analysis - yang pada hakekatnya adalah merepresentasikan permasalaha dan manaje-men yang dihadapi setiap hari ke dalam bentuk kuantitatif (misalnya dalam bentuk model matematika). Contoh-contoh klasik dari persoalan dalam bidang ini adalah linear programming, game's theory, transportation problem, inventory system, decision tree, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak problem klasik yang kerap dijumpai dalam aktivitas bisnis perusahaan sehari-hari, sebagian dapat dengan mudah disimulasikan dan diselesaikan dengan menggunakan formula atau rumus-rumus sederhana. Tetapi banyak pula masalahan yang ada sangat rumit sehingga membutuhkan kecanggihan komputer. Decision Support System ( DSS ) merupakan progresi alamiah dari system pelaporan informasi dan system pemrosesan transaksi. DSS bersifat interaktif, system informasi yang berbasis komputer yang menggunakan model keputusan dan secara khusus menggunakan database untuk membantu proses pengambilan keputusan bagi manajer dan pengguna akhir Informasi dihasilkan dalam bentuk laporan periodik dan khusus dan output dari model matematika dan sistem pakar.

Sprague dan Carlson mendefinisikan DSS dengan cukup baik, sebagai sistem yang memiliki lima karakteristik utama (Sprague et.al., 1993):
  • 1) Sistem yang berbasis komputer;
  • 2) Dipergunakan untuk membantu para pengambil keputusan;3) Untuk memecahkan masalah-masalah rumit yang "mustahil" dilakukan dengan kalkulasi manual;
  • 4) Melalui cara simulasi yang interaktif;
  • 5) Dimana data dan model analisis sebagai komponen utama.Karakteristik 4 dan 5 merupakan fasilitas baru yang ditawarkan oleh DSS belakangan ini sesuai dengean perkembangan terakhir kemajuan perangkat komputer.

Prinsip Dasar DSS

1. Struktur Masalah

Sulit utk menemukan masalah yg sepenuhnya terstruktur atau tak terstruktur - area kelabu Simon. Ini berarti DSS diarahkan pada area tempat sebagai besar masalah berada.

2. Dukungan Keputusan

DSS tidak dimaksudkan untuk menggantikan manajer. Komputer dapat diterapkan pada bagian masalah yg terstruktur, tetapi manajer bertanggung ajwab atas bagian yang tidak terstruktur.

3. Efektivitas

Keputusan waktu manajer berharga dan tidak boleh terbuang, tetapi manfaat utama menggunakan DSS adalah keputusan yg baik.

TAHAPAN-TAHAPAN
Tahapan SPK :

Definisi masalah

Pengumpulan data / elemen informasi yang relevan
pengolahan data menjadi informasi baik dalam bentuk laporan grafik maupun tulisan
menentukan alternatif - alternatif solusi ( bisa dalam persentase )

Selain itu tahap-tahap dalan mengambil suatu keputusan telah dijelaskan dalam buku Herbert A. Simon, dimana tahapan tersebut terbagi menjadi tiga, yaitu:
  • 1. Kegiatan Intelijen.Mengamati lingkungan mencari kondisi-kondisi yang perlu diperbaiki
  • 2. Kegiatan Merancang.Menemukan, mengembangkan dan mengalihkan berbagai alternatif tindakan yang mungkin
  • 3. Kegiatan Memilih dan Menelaah.Menilai pilihan-pilihan yang sesuai

TUJUAN DSS

Tujuan dari DSS adalah sebagai berikut:

1. Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi struktur.
2. Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya.
3. Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer daripada efisiensinya.

Perintis DSS yang lain, Peter G.W. Keen, bekerja sama dengan Scott Morton mendefinisikan 3 (tiga) tujuan yang harus dicapai DSS. Mereka percaya bahwa DSS harus :
  • 1. Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi terstruktur.
  • 2. Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya.
  • 3. Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer.
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN

Manajer yang menggunakan model matematis dapat memperoleh keuntungan sebagai berikut :
  • 1. Proses pemodelan menjadi pengalaman belajar.
  • 2. Kecepatan simulasi memberikan kemampuan bagi kita untuk mengevaluasi dampak keputusan dalam jangka waktu yang singkat.
  • 3. Model memberikan daya peramalan.
  • 4. Model membutuhkan biaya yang lebih murah daripada metode trial-and-error.
  • 5. Dapat menyelesaikan problem yang kompleks.
  • 6. Sistem dapat berinteraksi dengan pemakainya.
  • 7. Lebih cepat dengan hasil yang lebih baik (terutama dibandingkan dengan pengambilan keputusan secara intuisi).
  • 8. Menghasilkan acuan data untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh manajer yang kurang berpengalaman.
  • 9. Untuk masalah yang berulang, DSS dapat memberi keputusan yang lebih efektif.
  • 10. Fasilitas untuk mengambil data dapat memberikan kesempatan bagi beberapa manajer untuk berkomunikasi dengan lebih baik.
  • 11. Meningkatkan produktivitas dan kontrol dari manajer.
Sedangkan kerugian model adalah sebagai berikut:
  • 1. Sulitnnya pemodelan system bisnis dan akan menghasilkan model yang tidak dapatmenangkap semua pengaruh pada entity.
  • 2. Dibutuhkan keterampilan matematika yang tinggi untuk menggembangkan model yang lebih kompleks secara pribadi

Beberapa hal yang dilakukan oleh seorang manajer adalah sebagai berikut:

1. Fungsi Manajemen

Fungsi manajemen dari seorang manajer ini meliputi:
1. Planning.
2. Organizing.
3. Staffing.
4. Directing.
5. Controlling.

2. Peran Manajemen

Peran manajerial ini maliputi beberapa aktifitas, diantaranya:
1. Interpersonal.
2. Informational.
3. Decisional.

3. Tingkatan Manajemen

Tingkatan manajemen ini meliputi:
1. Tingkat Perencanaan Strategis.
2. Tingkat Pengendalian Manajemen.
3. Tingkat Operasional.

JENIS-JENIS DSS
Jenis-jenis DSS menurut tingkat kerumitan dan tingkat dukungan pemecahan masalahnya adalah sebagai berikut:
1. Mengambil elemen-elemen informasi.
2. Menaganalisis seluruh file.
3. Menyiapkan laporan dari berbagai file.
4. Memperkirakan dari akibat keputusan.
5. Mengusulkan keputusan.
6. Membuat keputusan

Adapun fokus utama konsep DSS adalah komputer harus digunakan untuk mendukung manajer tertentu membuat keputusan tertentu untuk memecahkan masalah tertentu. Model DSS terdiri dari:
1. Model matematika.
2. Database.
3. Perangkat lunak.

yang melukiskan beberapa komponen yang mendukung DSS, seperti: Hardware, Software, Data, Model, dan Interaktif para pemakainya. Menurut Herbert A. Simon keputusan berada pada suatu rangkaian kesatuan, dengan keputusan terprogram pada satu ujungnya dan keputusan tak terprogram pada ujung lainnya.

1. Keputusan Terprogram, bersifat berulang dan rutin sedemikian sehingga suatu prosedur pasti telah dibuat untuk menanganinya sehingga keputusan tersebut tidak perlu diperlakukan de novo (sbg sesuatu yg baru) tiap kali terjadi.

2. Keputusan Tidak Terprogram, bersifat baru, tidak terstruktur, dan jarang konsekuen. Tidak ada metode yg pasti utk menangani masalah ini belum pernah ada sebelumnya, atau karena sifat dan struktur persisnya tak terlihat atau rumit, atau karena begitu pentingnya sehingga memerlukan perlakuan yang sangat khusus.

Aplikasi DSS yang ditawarkan di pasar sangat beraneka ragam, dari yang paling sederhana (quick-hit DSS) sampai dengan yang sangat kompleks (institutional DSS). Quick-Hit DSS" biasanya ditujukan untuk para manajer yang baru belajar menggunakan DSS (sebagai pengembangan setelah jenis pelaporan yang disediakan oleh MIS = Management Information System, satu level sistem di bawah DSS). Biasanya masalah yang dihadapi cukup sederhana (simple) dan dibutuhkan dengan segera penyelesaiannya. Misalnya untuk kebutuhan pelaporan (report) atau pencarian informasi (query). Sistem yang sama biasa pula dipergunakan untuk melakukan analisa sederhana. Contohnya adalah melihat dampak yang terjadi pada sebuah formulasi, apabila variabel-variabel atau parameter-parameternya diubah. Di dalam perusahaan, DSS jenis ini biasanya diimplementasikan dalam sebuah fungsi organisasi yang dapat berdiri sendiri (berdasarkan data yang dimiliki fungsi organisasi tersebut). Misalnya adalah DSS untuk menyusun anggaran tahunan, DSS untuk melakukan kenaikan gaji karyawan, DSS untuk menentukan besarnya jam lembur karyawan, dan lain sebagainya.

PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Keputusan-keputusan dibuat untuk memecahkan masalah. Dalam usaha memecahkan suatu masalah mungkin membuat banyak keputusan. Keputusan merupakan rangkaian tindakan yang perlu diikuti dalam memecahkan masalah untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif, atau untuk memanfaatkan kesempatan.

CARA PENGGUNAAN INFORMASI DARI DSS:
Pada dasarnya dua pengguna informasi dari DSS oleh manajer, yaitu untuk mendefinisikan masalah dan memecahkan masalah tersebut. Pendefinisian masalah adalah usaha definisi dari pendekatan system. Ia juga berkaitan dengan fase intelegensi yang di kemukakan oleh simon. Selanjutnya manajer menggunakan informasi untuk memecahkan masalah yang telah diidentifikasi. Hal ini merupakan usaha pemecahan menurut poendekatan sistim dan berkaitan denga fase disain dan pemilihan. Pada umumnya, lapaoran berkala dan khusus digunakan terutama dalam usaha definisi, dan simulasi dalam usaha pemecahan. Laporan berkala dapat di rancang untuk mengidentifikasi masalah atau masalah yang kemungkinan besar akan muncul, manajer juga melakukan query terhadap database untukmenemukan masalah atau mempelajari lebih jauh lagi mengenai masalah yang telah di identifikasi. Simulasi dapat juga membuka masalah yang tersembunyi, karena kelemahan cenderung akan kelihatan menonjol ketika operasi perusahaan diubah secara matematis. Laporan berkala dan khusus dapat juga membantu manajer untuk memecahkan masalah dengan cara mengidentifikasi keputusan alternative, mengevaluasi dan memilih alternative tersebut, dan memberikan informasi lanjutan.

LAPORAN

1. Laporan berkala dan khusus.

Laporan berkala atau periodic report yaitu laporan yang dibuat menurut jadwal tertentu contohnya adalah analis penjualan terhadap pelanggan perbulan dan laporan khusus atau special report yaitu laporan yang di buat ketika laporan dibuat ketika sesuatu yang tidak seperti biasanya terjadi contohnya laporan mengenai kecelakaan. Dalam penggunaannya laporan berkala dan khusus bersifat lengkap atau ringkas.

2. Laporan lengkap dan ringkas

Laporan lengkap atau detail report yaitu laporan yang memberikan spesifikasi mengenai setiap tindakan atau transaksi dan baris yang mewakili tindakan atau transaksi disebut baris lengkap atau detail line sedangkan laporan ringkas atau summary report yaitu laporan yang menyertakan baris yang mewakili beberapa tindakan atau transaksi. Baris laporan biasanya di cetak dalam beberapa ururtan tertentu, filed yang berada dalam record data, yang disebut key filed atau control filed digunakan untuk mengurutkan record sebelum laporan tersebut dicetak. Yang paling sering digunakan ialah Ascending sequence (urutan naik) disini nilai filed control terendah (no pelanggan 0001 atau nama Aardbverk) didaftar pertama kali, dan nilai tertinggi (no 9999 atau zikmund) di daftar paling akhir.

Penjelasan Gambar MODEL DSS
Data dan informasi dimasukkan ke dalam database dari lingkungan perusahaan. Database berisi data yang disediakan oleh SIA. Isi database digunakan oleh tiga subsistem perangkat lunak.
  • Perangkat Lunak Penulisan Laporan merupakan hasil periodik maupun khusus.
  • Model Matematika menghasilkan informasi sebagai hasil dari simulasi yang melibatkan satu atau beberapa komponen dari sistem fisik perusahaan, atau berbagai aspek operasinya.
  • Perangkat Lunak GDSS, memungkinkan beberapa pemecah masalah, bekerja sama sebagai satu kelompok, mencapai solusi.

SISTEM BERBASIS GRAFIK
Dalam merepresentasikan DSS agar mudah dipergunakan dan dimengerti oleh user (dalam hal ini adalah manajer perusahaan), format grafik mutlak dipergunakan untuk melengkapi teks yang ada. Contoh-contoh model grafik yang populer dipergunakan adalah sebagai berikut:
1. Time Series Charts - untuk melihat dampak sebuah variable terhadap waktu;
2. Bar Charts - untuk memperbandingkan kinerja beberapa entiti;
3. Pie Charts - untuk melihat komposisi atau persentasi suatu hal;
4. Scattered Diagrams - untuk menganalisa hubungan antara beberapa variabel;
5. Maps - untuk merepresentasikan data secara geografis;
6. Layouts - untuk menggambarkan lokasi barang secara fisik, seperti pada bangunan dan kantor;
7. Hierarchy Charts - untuk menggambarkan struktur organisasi;
8. Sequence Charts - untuk merepresentasikan sesuatu dengan logika yang tersetruktur (contohnya adalah diagram flowchart); dan
9. Motion Graphics - untuk memperlihat-kan perilaku dari variabel yang diamati dengan cara animasi